Assalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh
Saya ingin cerita nih tentang kisah atau kejadian yang terjadi kurang lebih sekitar enam tahun silam.
Tepatnya di pasar Jatinegara, alamat lengkap : Jalan Matraman Raya – Jalan Bekasi Timur Raya Balimester,
Jatinegara Jakarta Timur kode pos 13310. Banyak angkutan yang bisa ditumpangi untuk dapat mengunjungi
pasar tersebut.
Bisa melalui:
Terminal bis terdekat :
Ø TRANSJAKARTA BUSWAY
Rute :
Kampung Melayu – Ancol (koridor 5) (ke Kampung Melayu)
PGC – Ancol (koridor 7-5) (ke PGC)
PGC – Harmoni (koridor 7-5-2) (ke PGC)
Rute :
Kampung Melayu – Ancol (koridor 5) (ke Kampung Melayu)
PGC – Ancol (koridor 7-5) (ke PGC)
PGC – Harmoni (koridor 7-5-2) (ke PGC)
Waktu itu saya memilih angkutan berupa kereta api yang hemat biaya hehe.
Saya bersama ibu saya pergi ke pasar tersebut untuk berbelanja ATK (alat tulis kantor), pasar jatinegara
terkenal menawarkan harga-harga yang murah (promosi dah saya wkwk) jika membeli dalam jumlah yang banyak (grosir). Cuaca di hari tersebut sangat panas akan teriknya
matahari yang menyilaui dunia ( maafkan akan bahasanya yang berlebihan).
setelah berkeliling kota melihat keramaian yang ada, eh berkeliling pasar maksudnya, sayapun merasa haus, lapar, cape, pegal, lemas, lesuh, lunglai (5L), kamipun memutuskan untuk makan sekaligus
beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Jajanan yang ditawarkan cukup banyak ada soto, mie ayam, bakso,
ketoprak, nasi padang, nasi goreng, gorengan dan lain sebagainya. Akhirnya saya memutuskan untuk makan sate
padang, karena saya suka terhadap makanan tersebut serta merasa cocok makan sate tersebut
di tengah cuaca yang panas. Saya memesan 1 porsi sate padang, dan setengah porsi
untuk ibu saya ( ibu saya makannya tidak terlalu banyak).
Setelah menunggu beberapa menit pesenan saya pun tiba, terlihatlah satu porsi sate padang di hadapan
saya yang ditaburi bawang goreng nikmat serta kuah kacang yang kental, sanggat menggugah selera
Setelah menyantap sekita 3 tusuk sate dan 2 potongan ketupat sayapun menaruh piring sate tersebut
disamping saya (berhenti sejenak untuk minum) saya kaget ada suara yang bilang “ udah ya-udah ya”
lalu ketika saya menengok ke samping sate padang saya sudah hilang dalam hitungan beberapa detik,
saya sangat heran, kemana sate padang tersebut, ternyata sate padang itu dimakan oleh orang gi*a
sampai habis tak tersisa . Saya tercengang jadinya melihat kejadian tersebut
( pantesan saya merasa ada orang yang tertawa) padahal perut saya masih lapar, namun apa daya
makanannya telah habis :P. Sekian teimakasih
Sumber gambar:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar