Hai semua, jumpa lagi nih di blog saya, kali ini saya
akan memposting tentang liburan saya di kota yang dikenal dengan julukan kota
kembang atau paris van java, dimana lagi kalau bukan di Bandung. Bandung
merupakan salah satu destinasi liburan bagi masyarakat terutama yang tinggal di
daerah Ibu kota (Jakarta) dan sekitarnya.
Saya dan keluarga besar berangkat dari rumah pada
pagi hari, dikarenakan jalan menuju Bandung macet akhirnya kami tiba di Bandung
pada malam hari. Karena jalanan di sana juga banyak lalu lalang kendaraan yang
melintas ditambah lagi dengan jam yang sudah menunjukan waktu 21.00 WIB maka nampak keadaan mulai gelap, kamipun
kesulitan untuk mencari vila yang telah disewa sebelumnya. Sayapun yang mengintip dari kaca mobil, melihat berbagai
vila yang berjejer di pinggir jalan, yang menjadi hal menarik bagi saya yaitu
saya melihat ada sebuah vila yang besar, gelap, dan letaknya tinggi nampak vila tersebut seperti
sebuah kastil tua (nampak seram sepertinya gumam saya dalam hati)
Selang
beberapa menit mencari-cari vila yang telah kami sewa, akhirnya kami sekeluarga
mendapatkan alamat vila lengkap tersebut dari pesan singkat (sms) si penjaga
vila. Setelah itu, apa yang terjadi? Ternyata vila yang kami sewa itu adalah
vila yang saya lihat nampak seperti sebuah kastil tua tersebut :O.
Setelah saya sampai ternyata ruangan-ruangan di vila
tersebut tidak seperti yang saya duga, bagunan vila tersebut di desain dengan
berbagai gaya (klasik, barat dll).
Setelah menempati kamar yang telah disiapkan
kamipun menaruh barang-barang yang di bawa, ganti baju dan berkumpul bersama
keluarga untuk makan malam. Pada larut malam kami pun tidak ingin melewatinya
begitu saja. Saya dan beberapa keluarga (anak-anak kecil dan ibunya tidak ikut) pergi ke kedai sambil
meminum-minuman khas nih, yaitu minum bandrek. Minuman ini cocok banget di
suasana malam hari yang dingin. Kami minum sambil berbincang-bincang tentang
segala hal. Setelah selesai minum, kami pergi ke vila dan melanjutkan berlibur
di pulau kapuk (tidur) :P.
Pagi harinya kami ngeteh dan sarapan pagi bersama
(sudah mandi+ganti baju ), setelah semua pasukan siap (saya dan keluarga) kami
pun pergi ke situ patenggang yang terdapat batu cinta. Sesampainya disana rombongan perempuan menaiki perahu dan rombongan laki-laki
menaiki bebek-bebekan (1 bebek 2 penumpang). Perjalanan untuk melihat batu
cinta butuh perjuangan loh (hehehe) dikarenakan medan yang ditempuh ialah
tanjakan yang berbatu, dan tanah yang licin. Setelah sampai di batu cinta
kamipun berfoto bersama dan menikmati keindahan alam sekitar. Setelah dirasa
cukup puas berada disana, kamipun turun ke bawah dan segera menaiki perahu yang
akan kami tumpangi. Tapi ternyata 1 bebek yang ditumpangi oleh saudara saya
ikatannya lepas dan bebek-bebekan tersebut terbawa arus dan berada
ditengah-tengah situ. Tapi untungnya bebek tersebut bisa digerek kembali ke
tepi danau oleh saudara saya yang lainnya dan segera dikemudikan lagi bebek
tersebut.
Keesokan harinya (pagi) kami sarapan seperti biasa,
setelah itu saya diajak jalan-jalan daerah sekitar vila tersebut. Saya melihat
rusa yang sengaja dipelihara di vila tersebut, lalu pergi ke peternakan kelinci
yang berada tidak jauh dari vila tersebut. Di pertenakan kelinci tersebut
tersedia banyak kelinci dari berbagai warna, dll. Di pertenakan tersebut juga
menyediakan wahana bermain dengan kelinci, apa tuh? Sayapun juga penasaran dan
segera berjalan ke tempat tersebut. Di wahana tersebut di desain lucu dan unik,
wahana tersebut di desain seperti rumah dan halaman teletubis (serial anak-anak
jaman dulu). Sebagai pengunjung, kita di suruh berdiri di tengah-tengah taman
dan dalam hitungan beberapa detik petugas membuka lorong-lorong kecil yang terletak di taman
tersebut dan keluarlah rombongan kelinci
sambil berlari-lari kecil mengumpat di celah-celah taman (hihihi) kelinci
tersebut tampak lucu dan imut, sehabis puas bermain di wahana kelinci tersebut
saya dan keluarga bersiap-siap pergi ke pemandian air panas.
Di pemandian
air panas tersebut kami sekeluarga beredam sambil bermain-main air dan
bercengkrama. Dengan beredam air panas badan terasa segar dan pikiranpun
menjadi rileks, dengan berendam air panas juga membuang rasa penuh penat kita
dari aktivitas sehari-hari. Setelah selesai kamipun mandi dan membeli beberapa buah tangan untuk dibawa pulang kerumah masing-masing. Setelah
itu kami melanjutkan perjalanan kami ke vila dan membereskan barang-barang lalu
pulang (sebelumnya foto keluarga bersama :D ). Liburan kali ini selain menjadi
pelepas kejenuhan, kepenatan dari berbagai kesibukan rutinitas juga menjadi
momen bagi kami untuk mempererat tali
silaturahmi kami tentunya :D
See
you again Bandung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar